Pages

Aku, Amigdala dan Logos Frontal

Rabu, 13 Maret 2013
Suatu pagi yang terlalu terik untuk dibilang pagi, aku di depan meja berpikir.

Aku:
Damn you, Amigdala! Kenapa kau mempermainkan hidupku? Bentukmu yang hanya sebesar biji almond itu sudah membuatku menguras air mata. Kenapa kau selalu menangkap emosiku?


Amigdala: 
Hey, bukan salahku ya kalau kau memutuskan untuk jatuh ke perasaan itu! Tugasku hanya menangkap luapan emosi yang kau rasa. Salahkan logos frontal dong karena dia tidak bisa menggiringmu berpikir logis!

Aku berbalik kepada logos frontal sambil berkacak pinggang. Meliriknya, menuntut jawaban.

Logos Frontal:
Whoa, whoa,tenang dulu~ Aku selalu punya jawaban jitu di mana kalian tidak pantas menyalahkanku. 

Cinta itu mana ada sih yang logis?
Bukan aku pelakunya, tentu saja Kau sendiri pelakunya~



0 komentar:

Posting Komentar